Loncat ke konten utama
Kegiatan Posyandu Lotaq Indah di Kampung Lotaq dengan pelayanan kesehatan balita, ibu hamil, remaja, dan lansia
Kesehatan kali dibaca

Posyandu Lotaq Indah: Satu Hari, Satu Kampung, Empat Generasi — Ikhtiar Cegah Stunting yang Berakar dari Pertanian Sendiri

Posyandu Lotaq Indah mencatat 138 warga terlayani bulan ini — dari balita hingga lansia — dengan PMT hasil pertanian kampung sendiri, wujud nyata Swasembada Pangan Kampung Lotaq.

R

Redaksi Kampung Lotaq

Penulis

Posyandu Lotaq Indah, Kampung Lotaq, Muara Lawa

KAMPUNG LOTAQ — Setiap tanggal 12, sejak pagi, halaman Posyandu Lotaq Indah sudah dipenuhi warga dari empat generasi sekaligus: balita digendong ibunya, remaja duduk menunggu giliran, ibu hamil membawa buku KIA, dan lansia dituntun anak-cucu. Bulan ini, tercatat 138 warga memanfaatkan layanan kesehatan dasar yang digelar rutin dan gratis ini — angka yang menunjukkan Posyandu bukan lagi sekadar “pos timbang balita”, melainkan pusat kesehatan masyarakat lintas usia di jantung Kampung Lotaq.

Satu Atap, Tujuh Layanan

Dalam satu sesi pelayanan, warga Kampung Lotaq mendapat rangkaian layanan kesehatan dasar yang menyeluruh: penimbangan dan pengukuran balita, imunisasi, pemberian vitamin A, Pemberian Makanan Tambahan (PMT), pemeriksaan ibu hamil, layanan lansia berupa pengecekan tensi, hingga penyuluhan gizi. Seluruh rangkaian ini merujuk pada 6 bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM) kesehatan, sekaligus menjadi kanal bagi warga menyampaikan keluhan kesehatan langsung kepada petugas — tanpa harus menempuh jarak jauh ke Puskesmas.

Sinergi yang Menghidupkan Posyandu

Kelancaran pelayanan Posyandu Lotaq Indah lahir dari kerja bersama banyak pihak. Ibu Norhani selaku Ketua Posyandu memimpin langsung jalannya kegiatan bersama para kader terlatih, didampingi Bidan Riska dari Puskesmas Lambing yang mengawal seluruh proses pemeriksaan, dengan drg. Budi selaku Kepala Puskesmas Lambing turut memantau langsung di lapangan. Kehadiran Ketua PKK Kampung Lotaq, Ibu Margaretha Yulia Samar, melengkapi barisan ini sebagai penanda kuatnya dukungan lintas program terhadap kesehatan warga.

Sinergi antara Pemerintah Kampung, PKK, kader Posyandu, dan tenaga kesehatan Puskesmas inilah fondasi yang membuat pelayanan berjalan konsisten, bulan demi bulan, tanpa henti.

Data Bicara: Menjangkau Semua Usia

KelompokJumlah Peserta
Balita30 orang
Ibu Hamil3 orang
Remaja35 orang
Lansia70 orang
Total138 orang

Komposisi ini istimewa: partisipasi lansia dan remaja yang tinggi menunjukkan Posyandu Lotaq Indah telah bertransformasi menjadi Posyandu Terintegrasi yang menjangkau seluruh siklus hidup — sejalan dengan arah kebijakan nasional dan indikator SDGs Desa di bidang kesehatan.

PMT dari Ladang Sendiri: Ketika Kesehatan dan Pangan Bertemu

Yang membuat Posyandu Lotaq Indah berbeda dari posyandu pada umumnya: seluruh Pemberian Makanan Tambahan (PMT) yang dibagikan kepada balita dan kelompok rentan berasal dari hasil pertanian warga Kampung Lotaq sendiri — bukan produk pabrikan atau bantuan dari luar.

Fakta sederhana ini menyimpan makna besar. Ketika gizi generasi penerus kampung tercukupi dari hasil ladang dan kebun warganya sendiri, Posyandu Lotaq Indah membuktikan bahwa Swasembada Pangan bukan slogan di atas kertas — ia hidup di setiap piring PMT yang dibagikan setiap tanggal 12. Inilah rantai pendek yang jarang terlihat: dari tanah, ke ladang, ke dapur kader, ke mulut balita — sebuah sistem pangan lokal yang menopang kesehatan generasi mendatang sejak dari akarnya.

Lima Tujuan yang Menggerakkan Setiap Bulan

Kegiatan rutin ini digerakkan oleh lima tujuan besar yang saling terkait:

  1. Menurunkan Angka Kematian Bayi (AKB) dan Ibu (AKI) saat proses melahirkan, melalui pemeriksaan kehamilan yang rutin dan terpantau.
  2. Mendeteksi dini risiko stunting dan gizi buruk, lewat pemantauan tumbuh kembang anak secara berkala setiap bulan.
  3. Meningkatkan cakupan imunisasi dasar lengkap pada bayi dan balita untuk mencegah penyakit menular.
  4. Memperluas jangkauan pelayanan kesehatan dasar bagi kelompok rentan — ibu hamil, ibu menyusui, dan lansia.
  5. Membangun ketahanan keluarga dan kemandirian masyarakat dalam mengelola program kesehatan secara swadaya.

Untuk Kader yang Tak Pernah Lelah

Di balik lancarnya pelayanan setiap bulan, ada kader Posyandu yang bekerja tanpa pamrih. Semangat mereka diabadikan dalam pantun yang akrab di telinga warga Kampung Lotaq:

“Pagi hari minum jamu, Jamu diminum bersama roti. Walau lelah tetaplah maju, Kader Posyandu pejuang sejati.”

Suvenir untuk yang Setia Hadir

Partisipasi warga yang tinggi bulan ini tidak lepas dari upaya Posyandu Lotaq Indah menjaga semangat masyarakat untuk terus datang setiap bulan. Sebagai wujud apresiasi dan motivasi, suvenir dibagikan kepada peserta balita dan lansia yang aktif mengikuti kegiatan Posyandu, sekaligus kepada para kader atas dedikasi mereka melayani masyarakat di bidang kesehatan.

Bagi Kampung Lotaq, pemberian suvenir ini bukan sekadar hadiah — ia adalah pengakuan sederhana namun bermakna, bahwa kehadiran rutin warga setiap tanggal 12 adalah investasi kesehatan yang layak dirayakan bersama. Momen pembagian suvenir ini pun menjadi salah satu bagian yang paling dinanti, mempererat kedekatan antara kader, petugas kesehatan, dan warga yang dilayani.

Fondasi Kesehatan untuk Kampung yang Maju Mandiri Sejahtera

Konsistensi Posyandu Lotaq Indah menggelar pelayanan setiap tanggal 12 adalah cerminan nyata visi “Maju Mandiri Sejahtera” yang diusung Petinggi Kampung KARYA MUSNI. Y. Kesehatan yang prima adalah prasyarat kemandirian — generasi yang tumbuh sehat hari ini adalah generasi yang akan membangun kampung di masa depan.

Dengan sinergi kader, tenaga medis, PKK, dan pangan dari hasil bumi sendiri, Posyandu Lotaq Indah membuktikan bahwa pelayanan kesehatan dasar yang konsisten dan membumi adalah salah satu pilar terkuat Kampung Lotaq menuju Lomba Desa Berprestasi Kemendagri 2026.


Setiap tanggal 12, di Posyandu Lotaq Indah, satu generasi sedang dijaga tumbuh kembangnya — dengan gizi dari ladang sendiri, dan kasih sayang dari kader yang tak pernah lelah.

Topik Terkait

#Posyandu #Kesehatan #Stunting #Imunisasi #PKK #Lansia #IbuHamil #SwasembadaPangan #KetahananPangan #GiziSeimbang #SDGsDesa

Bagikan Berita

Dokumentasi

Galeri kegiatan.

Kader Posyandu Lotaq Indah melakukan penimbangan dan pengukuran balita
1
Penimbangan dan pengukuran rutin untuk memantau tumbuh kembang balita
Petugas kesehatan memberikan layanan imunisasi kepada balita di Posyandu Lotaq Indah
2
Layanan imunisasi dasar lengkap sebagai upaya pencegahan penyakit menular
Pemeriksaan kesehatan ibu hamil di Posyandu Lotaq Indah
3
Pemeriksaan rutin bagi ibu hamil demi menekan angka kematian ibu dan bayi
Pelayanan kesehatan lansia berupa pemeriksaan tensi di Posyandu Lotaq Indah
4
Layanan lansia: pemeriksaan tekanan darah dan kesehatan umum
Pemberian Makanan Tambahan berbahan hasil pertanian kampung di Posyandu Lotaq Indah
5
PMT berbahan dasar hasil ladang dan kebun warga Kampung Lotaq
Ketua PKK Margaretha Yulia Samar bersama kader dan warga di Posyandu Lotaq Indah
6
Kehadiran Ketua PKK sebagai wujud dukungan penuh terhadap kegiatan Posyandu
Pemberian suvenir kepada balita, lansia, dan kader Posyandu Lotaq Indah
7
Suvenir sebagai apresiasi untuk warga yang aktif hadir dan para kader Posyandu